Computational Thinking (atau mungkin jika di Indonesiakan menjadi pemikiran komputasi) adalah salah satu pendekatan yang dapat digunakan dalam memecahkan masalah (problem solving). Secara singkat computational thinking adalah mencoba memecahkan masalah dengan cara pemecahan masalah dari sudut pandang komputasi. Walaupun sangat lekat dengan rekayasa perangkat lunak, namun pemrogram perangkat lunak pun seringkali tidak menerapkan computational thinking dalam membangun perangkat lunak.

Add a comment

Infrastruktur cloud saat ini menjadi solusi pada banyak tugas komputasi yang diperlukan sehari-hari. Cloud memberikan solusi kemudahan untuk meningkatkan kapasitas (scaling), pilihan sumber daya sesuai yang anda butuhkan, powerful instances, less maintenance, dan semua itu bisa diperoleh dengan harga yang relatif terjangkau. Ada banyak Skema Bisnis Layanan Cloud yang banyak disediakan provider yang dapat membuat anda bingung mau Pilih Cloud Mana. Salah satu layanan cloud yang sangat powerful dan terjangkau adalah AWS-Lambda, di provider lain dikenal juga dengan Function. Ini adalah solusi serverless application dimana pada layanan ini kita hanya akan benar-benar fokus pada kode dibanding infrastruktur dll. Pada tulisan sebelumnya saya sempat membahas Serverless pada AWS-Lambda dengan menggunakan Yii2 yang merupakan framework PHP. PHP pada Lambda menggunakan runtime sehingga kode PHP yang dijalankan tidak berjalan secara native di Lambda. Untuk itu agar lebih hemat resources maka saya pribadi lebih senang menggunakan solusi Lambda dengan menggunakan bahasa pemrograman yang memang telah didukung di Lambda, salah satu bahasa pemrograman yang didukung pada Lambda adalah Python.

Add a comment

Saat ini saya sedang melakukan development aplikasi Forum dengan menggunakan Discourse. Stack yang digunakan Discourse sangat beragam, mulai dari Backend yang menggunakan Ruby, database PostgreSQL, dan penggunaan Redis untuk session dan cache. Untuk development yang lebih terisolasi, maka solusi dengan menggunakan Docker saya rasa akan lebih baik. Namun sayangnya, petunjuk instalasi Docker pada Discourse hanya mendukung Bash, sehingga command prompt/powershell pada Windows tidak dapat digunakan (saya menggunakan windows 10 by the way). Sehingga solusi berikutnya adalah menggunakan Windows Subsystem for Linux (WSL).

Add a comment

Pada LaraconEU yang lalu Laravel 6 akhirnya dirilis. Dengan hadirnya Laravel 6 menjadi angin segar bagi pegiat kode laravel dalam meningkatkan performa aplikasi. Dan salah satu yang paling melegakan adalah Laravel 6 akhirnya mengikuti Semantic Versioning (yang nanti akan dijelaskan lebih lanjut) sehingga kita akan lebih aware terhadap pemutakhiran laravel mana yang masih Oke untuk digunakan dan mana yang Break Backward Compatibility (BBC).

Add a comment